Kiprah membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Peternakan UNS. Bilqis Roona Tsania, mahasiswa Angkatan 2023 dengan Nomor Induk Mahasiswa Z0123034, terpilih sebagai penerima manfaat Program Charoen Pokphand Best Student Appreciation (CPBSA).
Program yang diinisiasi oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dari sekian banyak kandidat, Bilqis berhasil menyisihkan pesaing dan terpilih mewakili Fakultas Peternakan UNS.
Perjalanan prestasi Bilqis tidak hanya sampai di situ. Sebelum mendapatkan kesempatan emas ini, ia telah menyelesaikan program magang selama 1,5 bulan di lingkungan industri PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI). Pengalaman langsung di dunia industri tersebut menjadi bekal berharga baginya.
Kini, Bilqis tengah melangkah lebih jauh dengan mengikuti kunjungan ke luar negeri. Mahasiswi tersebut berkesempatan mengunjungi sejumlah institusi dan ajang bergengsi di China, termasuk pabrik manufaktur pakan ternak Famsun, kunjungan akademik ke Xi’An Jiatong-Liverpool University di Suzhou, serta menghadiri pameran peternakan dan perunggasan internasional, VIV (Victam International).
Kesempatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran tentang teknologi dan manajemen industri peternakan global, tetapi juga menjadi wadah bagi Bilqis untuk memperluas jaringan dan wawasan internasional.
Pihak Fakultas Peternakan UNS mengucapkan selamat dan bangga atas capaian yang diraih oleh Bilqis. “Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi. Ke depannya, kami berharap lebih banyak lagi mahasiswa Fakultas Peternakan UNS yang terpilih dalam program serupa,” kata Dekan Fakultas Peternakan UNS sekaligus Dekan Pendamping Program Charoen Pokphand Best Student Appreciation (CPBSA) Batch 7, Prof. Ir. Lilik Retna Kartikasari, M.P., M.Agr.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Bilqis diharapkan dapat membawa pulang ilmu dan pengalaman berharga untuk diterapkan di industri peternakan Indonesia